Kamis, 25 Oktober 2012

Indahnya menjadi akhwat


Indahnya menjadi Akhwat :)

1. MATA : Berkewajiban untuk menjaga pandangan, ini tertuang dalam surat An-Nur : 30.

2. OTAK : Selalu berkhuznudzon atau berpikir positif dan jauh ke depan.

3. TANGAN : Suka menolong dalam kebajikan dan kebaikan.

4. MULUT : Tidak terbuka mengenai hal-hal pribadi kecuali untuk hal yang baik, benar dan bermanfaat untuk sesama, serta selalu beramar ma'ruf nahi mungkar.

5. PERUT : Terjaga dari makanan yang syubhat, apalagi haram. Selalu mengkonsumsi makanan yang halal dan thoyyib.

6. TUBUH : Melindungi dengan pakaian dan hijab syar’i serta tidak mempertontonkan / mengumbar aurat pada khalayak ramai.

7. KAKI : Selalu berjalan di atas jalan kebaikan dan kebenaran, yaitu di jalan Allah.




Rabu, 24 Oktober 2012

Virus "SOK TAHU"


 SOK TAHU.
 Adalah dua suku kata yang memiliki makna “sudah merasa cukup tahu, tapi masih belum tahu atau bahkan memang tidak tahu akan hal tersebut tapi ya merasa tahu-tahu aja”. Nah, kalo sekarang takutnya banyak dari kita yang merasa diri sudah tahu segala hal tanpa mau atau tanpa nge”check” ulang hal tersebut. Katanya “capeklah kalo harus nyari tau lagi. Toh, ujung-ujungnya juga bener, buang-buang waktu tahu..”. Jadinya ya langsung aja kalo ada sesuatu hal, sok berlagak 'sok tahu' dan menganggap apa yang disampaikannya itu paling benar, tanpa melihat argumen orang lain terlebih dahulu. Dan secara tidak sadar, virus “sok tahu” ini memperdaya pelakunya untuk memaksa orang lain tunduk patuh dan mengiyakan apa yang disampaikan.
Oh ya teman, ada beberapa ciri-ciri yang dapat menjerumuskan seseorang menjadi 'sok tahu'. Mau tahu? Let’s check this...

Masih Tetap Menunggumu

Menunggu mungkin adalah sebuah hal yang sangat membosankan, menghabiskan waktu, dan  melakukan sebuah kerjaan yang tidak seharusnya dikerjakan.
Menunggu seseorang yang sebelumnya tidak pernah bertemu, tapi sudah menjanjikan sebuah pertemuan dengan banyak harapan.
Sekian lama menunggu, 1 jam, 2 jam, 3 jam.. berdiri, duduk, berdiri lagi, dan kembali duduk untuk kesekian kalinya. Kira-kira apa yang ada di benakmu saat itu?? Pasti sama dengan yang ku pikirkan. Yap! Bosan. Lelah. Nyesek. Ingin pergi dari tempat tersebut dan membatalkan janji untuk bertemu. Dan kemudian berpikir kembali bahwa orang tersebut hanya memberimu harapan semu. Harapan yang membuatmu rela untuk menunggunya sekian lama tanpa ada kejelasan darinya.
Lalu ketika aku kembali menghubungi orang tersebut, orang itu hanya berkata: “Saya masih ada keperluan disini. Kamu tunggu saja. 1 jam lagi saya langsung kesana”. Oke. Itu yang orang itu katakan.
Aku tetap menunggu dengan sisa kesabaran yang ada, kembali terus memupuk energi positif di dalam benak  agar menjadi respon positif bagi tubuhku.
Kembali menghubungi untuk kedua kalinya setelah 2 jam berlalu. Dimana janjinya yang mengatakan 1 jam lagi akan datang?

Kamis, 04 Oktober 2012

Cinta Abadi

20.30 (24 Oktober 2011)
Seorang manusia yang mencintai manusia lain mungkin atau pasti pernah merasa dikecewakan, diabaikan, kalo dalemnya bahkan pernah sampai ditolak mentah-mentah.
Cobalah kita merenung sesaat hai manusia..
Sadarlah.. apabila manusia meletakkan cinta pada posisi yang benar yaitu mencintai Allah, pastilah tidak akan pernah merasa dikecewakan. Kenapa? karena Allah akan selalu membalas cinta manusia dan selalu akan memberikan rahmat dan pahalanya pada manusia tersebut. Maka jadikanlah Allah sebagai kekasih abadi manusia, pemilik cinta tertinggi diatas segala-galanya. Karena hanya Allahlah yang patut di cintai dengan cinta tertinggi di balik segala cinta,


merpatibiru